Gagal di Kedokteran UI, Fauziah malah kuliah TURKI Istanbul Technical University

Gagal di Kedokteran UI, Fauziah malah kuliah TURKI Istanbul Technical University

4028
SHARE
Loading...

Hallo scholarship hunter perkenalkan nama saya Fauziah Nur Azmi, mahasiswa asal Bandung yang kuliah di jurusan Teknik Kimia, Istanbul Technical University, Turki.

1 Agustus 2012 lalu meupakan hari yang paling ditunggu-tunggu pada waktu itu, karena tepat di hari itu saya menginggalkan Indonesia untuk merantau menuntut ilmu di Turki. Sesampainya saya di Tuki saya tidak langsung bisa belajar di univesitas, jangankan bisa langsung belajar saya kuliah di universitas mana pun belum saya ketahui, karena pengumuman universitas dibuka pada akhir Agustus.

Sesuai dengan perjanjian beasiswa yang saya dapatkan, bahwa saya tidak langsung masuk kuliah melainkan masuk ke kelas persiapan bahasa Turki di Istanbul terlebih dahulu selama satu tahun, kemudian barulah saya bisa masuk kuliah. Dan Alhamdulillah saya masih akan terus tinggal di Istanbul selama saya menjadi mahasiswa, karena ternyata saya diterima di Teknik Kimia Istanbul Technical University.

Cerita saya diatas berawal dari ketika saya masih duduk di bangku SMA, saat itu saya sedang gencar-gencarnya mencari pengalaman baru, teman baru, dan segala hal baru lainnya. Dan alhasil saya bisa menjadi salah satu mahasiswa di Turki.

Awalnya saya tidak pernah menyangka bahwa saya akan kuliah di teknik kimia apalagi sampai kuliah di Turki karena mimpi saya pada waktu itu bahkan dari sejak saya masih kecil adalah menjadi dokter dan bisa kuliah di jurusan kedokteran Universitas Indonesia. Karena cita-cita saya ini, dengan sendirinya saya jadi menyukai pelajaran biologi, walaupun gak pinter-pinter banget. Saya juga sering mengikuti lomba yang betemakan biologi, walaupun kebanyakan tidak menangnya dari pada menagnya. Dari biologi jugalah banyak pengalaman yang saya dapatkan, setidaknya sampai masa SMA berakhir.

Ketika Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) telah dibuka tanpa pikir panjang lagi saya langsung memilih Kedokteran UI. Hingga pada saat pengumuman SNMPTN telah keluar dan dari hasil itu mengharuskan saya untuk menentukan pilihan lain karena jurusan kedokteran UI ternyata tidak mudah ditembus.

Loading...

Akhirnya mau tidak mau saya harus mengikuti seleksi diberbagai Universitas, mencari program beasiswa ini dan itu, karena pada saat itu yang ada dibenak saya hanyalah yang penting saya bisa kuliah. Tapi saya belum pindah haluan terkait dengan jurusan yang saya pilih yaitu masih seputar kesehatan dan teknik.

Entah apa yang terjadi, mungkin dalam hal ini campur tangan Allah menjadi salah satu hal yang berperan penting karena pada kesempatan ini saya seperti diberikemudahan olehNya, dihampir semua pilihan saya berhasil lulus, beasiswa universitas, dan lain-lain berhasil saya dapatkan.

Bahkan hingga beasiswa ke Turki pun berhasil saya dapatkan. Namun diantara semuanya itu, jurusan kedokteran tidak ada dalam daftar pilihan yang berhasil saya dapatkan. Akhirnya setelah saya berdiskusi dengan keluarga yang pada awalnya bapak saya tidak menyetujui pilihan saya ke Turki, mamah saya yang tidak bisa membayangkan anaknya pergi ke luar negeri, dan kakak saya hanya berpesan agar saya memutuskan pilihan yang terbaik untuk diri saya.

Dan akhirnya sayapun memilih kuliah di Turki dengan beasiswa, beasiswa saya ini diseponsori oleh organisasi pendidikan di Turki. Pada saat itu yang ada di pikiran saya adalah saya bisa lebih baik dari kakak saya yang hanya kuliah di Universitas Indonesia saja.

Itulah cuplikan cerita saya hingga bisa sampai ke Turki, terimakasih telah menyimak.Sumber : http://fauziahnurazmi.blogspot.co.id/

Loading...

LEAVE A REPLY