Kuliah ke Luar Negeri? Kamu Wajib Menyiapkan TOEFL maupun IELTS

Kuliah ke Luar Negeri? Kamu Wajib Menyiapkan TOEFL maupun IELTS

2057
SHARE
Loading...

Haloo para calon mahasiswa luar negeri, apa yang sudah kalian persiapkan untuk daftar kuliah di luar negeri? Sertifikat TOEFL atau IELTS sudah dipersiapkan juga kan ya… karena itu merupakan salah satu hal yang terpenting loh jika kita ingin kuliah di luar negeri.

Biasanya universitas-universitas yang ada di luar negeri memiliki stkitar minimal nilai TOEFL atau IELTS sebagai persyaratan masuk. Biasanya minimal 550 untuk TOEFL dan 6.0 untuk IELTS, stkitar tersebut bisa lebih tinggi lagi jika jurusan yang dipilih merupakan jurusan yang bonafit seperti kedokteran, hukum, dan lain sebagainya.

Berikut tiga alasan mengapa kita harus menunjukan kelancaran berbahasa Inggris kita kepada universitas luar negeri :

  1. Bahasa pengantar utama yang diperlukan : Bahasa Inggris

Kuliah di luar negeri… sudah pasti bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris, termasuk buku-buku pelajaran, mengerjakan tugas, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, jika tingkat kemampuan bahasa Inggris kita masih belum fasih, bagaimana bisa mengikuti perkuliahan dengan baik?

Selama mengikuti perkuliahan, kemampuan mendengar sangatlah penting. Begitu juga untuk mengerjakan tugas, kemampuan pemahaman  membaca dan menulis sangatlah penting. Terutama ketika mencari referensi dari buku pelajaran, artikel, jurnal, atau sumber lainnya, yang semua sumber tersebut menggunakan bahasa Inggris.

  1. Mempersingkat waktu kuliah

Mempersingkat waktu kuliah? Emang apa hubungannya kemampuan bahasa Inggris dengan waktu kuliah?

Loading...

Saat mendaftar kuliah di luar negeri terdapat minimal dua persyaratan, yaitu : persyaratan akademis dan persyaratan bahasa Inggris.

Jika persyaratan akademis sudah terpenuhi tetapi persyaratan bahasa Inggrisnya tidak terpenuhi, kita masih bisa diterima masuk universitas tersebut, tetapi harus mengikuti kelas fondation yang pada umunya berlangsung selama 1 tahun. Sehingga masa studi Kita membutuhkan waktu minimal empat tahun ( 1 tahun fondation dan 3 tahun untuk gelar sarjana, dan sebagainya)

Jika kita sudah memiliki skor TOEFL atau IELTS yang bagus saat pendaftaran kuliah, maka secara otomatis kita bisa menghemat waktu kuliah dan biaya hidup selama 1 tahun.

  1. Untuk keperluan bersosialisasi

Sudah siap kuliah di luar negeri? Yang tempatnya cukup jauh dari kampung halaman Kita?

Kuliah di luar negeri, itu artinya kita akan tinggal di sana, otomatis kita tidak akan terlepas dari kehidupan masyarakat setempat. Jika kita memiliki kendala berkomunikasi dalam bahasa Inggris, tentu akan sangat merasa kesusahan bukan? Jika negara tujuannya adalah negara yang bisa bahasa melayu, seperti Malaysia, mungkin masih bisa terselamatkan untuk masalah berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.

Berbeda jika negara tujuannya merupakan negara dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama seperti Amerika, Inggris, Australia, tentunya kita akan mengalami kesulitan yang sangat besar.

Nilai plus dari TOEFL atau IELTS pada bagian ini yaitu semakin mengasah kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris karena sudah terlatih ketika mempelajarinya. Tentu akan mempermudah ke hal hal lainnya.

 

Itulah 3 alasan mengapa skor TOEFL atau IELTS itu penting jika ingin kuliah ke luar negeri, so.. sebelum memutuskan untuk kuliah ke luar negeri, mending persiapkan dulu nilai  TOEFL atau IELTSnya dan usahakan juga bisa mendapat nilai yang tinggi dari tes tersebut.

Loading...

LEAVE A REPLY