Contoh Essai Beasiswa LPDP Oleh Albert Soewongsono

Contoh Essai Beasiswa LPDP Oleh Albert Soewongsono

4329
SHARE
careernews.com
Loading...

SUKSES TERBESAR DALAM HIDUPKU

Menurut pandangan saya, definisi dan ukuran kesuksesan setiap pribadi adalah relatif. Ada pribadi yang memandang kesuksesan sebagai kecukupan dalam hal materil, ada pula yang memandang kesuksesan dari besarnya prestasi yang diraih selama hidup. Bagi saya, sukses terbesar adalah akumulasi dari perjuangan dan niat seseorang untuk dapat mewujudkan apa yang telah diimpikan dan dapat melalui setiap hambatan maupun tantangan yang ditemui agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik serta dari apa yang telah diperoleh dapat diimplementasikan kedalam bentuk pengabdian yang nyata terhadap komunitaskomunitas disekitar .

Menurut saya, keluarga merupakan prioritas yang pertama dan terutama. Orang tua selalu menjadi sumber inspirasi dan panutan bagi saya. Semasa kecil, ibu mendidik saya dengan sangat disiplin, sehingga seiring berjalannya waktu, saya akhirnya mengerti bahwa apa yang diajarkan oleh ibu saya dulu adalah agar kelak saya dapat menjadi pribadi yang kuat dan tidak mudah menyerah dalam menggapai sesuatu dan saya merasa bahwa apa yang telah diajarkan sewaktu kecil benar-benar membentuk pribadi saya hingga saya bisa mendapat gelar S1 dalam bidang Matematika dan puji Tuhan menjadi lulusan terbaik dan termuda di Universitas Nusa Cendana (Undana).

Saya merasa setidaknya saya bisa memberikan senyuman dalam orang tua saya dengan memperoleh pendidikan yang lebih baik dibandingkan orang tua saya. Selain kesuksesan tersebut, saya juga pernah melalui berbagai tantangan dalam hidup sebagai contoh, ayah saya yang berkerja sebagai penjahit harus berjuang keras untuk dapat menyekolahkan saya dan adik saya hingga sampai ke tahap ini. Oleh karena itu, saya juga turut berjuang dengan mendapatkan beberapa beasiswa dan mengikuti berbagai perlombaan maupun program pertukaran pelajar semasa kuliah untuk dapat meminimalkan beban finansial keluarga.

Oleh dari pengalaman ini, saya dapat merasakan dan memahami perjuangan kebanyakan keluarga dan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga pernah atau sedang mengalami kesulitan sosio-ekonomi. Menurut saya, suatu kesuksesan tidaklah lengkap apabila belum dapat diimplementasikan dalam bentuk pengabdian masyarakat melalui suatu tindakan nyata terhadap komunitas sekitar. Sebagai contoh nyata bentuk pengabdian kepada masyarakat, saya bersama teman-teman mahasiswa Undana yang lain membentuk suatu asosiasi mahasiswa bernama “Mahasiswa Indonesia Timur Relasi Asing (MITRA)” (link: www.assosiasimitra.wordpress.com dan http://mitrahijau.org/).

Salah satu program kami bernama MITRA Kincir Angin, dimana kami berbagi dengan murid-murid SD dari keluarga tidak mampu di lingkungan pesisir mangrove di kota asal saya, Kupang setiap hari Sabtu sore melalui pengajaran mata pelajaran sekolah seperti Bahasa Inggris dan pentingnya menjaga lingkungan pesisir. Menjadi penggerak dalam komunitas ini telah membentuk saya menjadi berkarakter “Pemimpin” dan dapat mendorong mahasiswa lain untuk bergabung dan berkontribusi dalam sebuah inisiatif berbasis masyarakat untuk konservasi lingkungan dan pendidikan anak dari golongan sosio-ekonomi rendah.

Loading...

Selain pengabdian dalam bidang sosial, bentuk pengabdian dalam bidang akademik yang sementara saya lakukan adalah dengan membantu beberapa dosen sebagai asisten pengajar, untuk dapat merintis impian saya sebagai dosen di Jurusan Matematika Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana, sehingga saya dapat membagikan ilmu yang saya peroleh kepada mahasiswa lainnya demi kemajuan Pendidikan Tinggi di NTT dan Indonesia.

Melalui proses pengembangan karakter tersebut, telah membawa saya kepada sebuah pencapaian untuk mewakili Undana dan NTT dalam ajang tingkat Nasional maupun Internasional melalui Program UniBRIDGE Awards 2014, Young Leaders for Indonesia (YLI) Nasional dan Asia-Pacific Week 2015. Serta mendapatkan juara pertama dalam Olimpiade Sains Pertamina tingkat Provinsi tahun 2013 dan 2014 dan Olimpiade MIPA tingkat Universitas serta pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat Fakultas tahun 2014 dan 2015. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kesuksesan terbesar dalam perspektif saya adalah suatu bentuk perjuangan yang berkelanjutan dimana pasti terdapat tantangan dan hambatan yang harus dapat diatasi demi tercapainya suatu pencapaian yang lebih “besar” yang dapat juga berguna bagi komunitas masyarakat melalui bentuk pengabdian yang diwujudkan dalam tindakan yang nyata.

Akhir kata, apabila saya diberikan kesempatan oleh rakyat Indonesia untuk memegang amanah sebagai salah satu penerima beasiswa LPDP Afirmasi, saya berjanji akan memegang dan mewujudkan amanah tersebut dengan baik untuk membangun daerah saya dan Indonesia menjadi lebih baik dimana, setelah kembali ke Indonesia, saya ingin memperkuat dan memperluas komunitas saya seperti melalui MITRA dan programnya seperti MITRA Kincir Angin. Selain itu, dalam bidang akademik, dengan menjadi dosen yang mempunyai kapabilitas dan kredibilitas dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi demi kemajuan Pendidikan Tinggi di NTT dan Indonesia.

Oleh ; -albert-ch-soewongsono

Loading...

LEAVE A REPLY