Inilah 10 Beasiswa S2 S3 Luar Negeri Yang Paling Populer dan Paling...

Inilah 10 Beasiswa S2 S3 Luar Negeri Yang Paling Populer dan Paling Banyak Didapatkan Mahasiswa Indonesia

3885
SHARE
10 beasiswa luar negeri
Designed by freepik

Inilah 10 Beasiswa S2 S3 Luar Negeri Yang Paling Populer dan Paling Banyak Didapatkan Mahasiswa Indonesia

Sejumlah program beasiswa luar negeri punya reputasi besar. Tak dipungkiri puluhan ribu mahasiswa mancanegara memperebutkannya setiap tahun. Beasiswa tersebut menjadi primadona karena fasilitas yang disiapkan oleh donatur. Umumnya, mereka sudah menanggung biaya kuliah, uang saku bulanan, asuransi kesehatan, biaya penelitian, hingga tempat tinggal. Penerima beasiswa nyaris tak mengeluarkan uang sepersen pun untuk kebutuhan studi. Bahkan, sebelum berangkat ke negara tujuan hingga sekembalinya, tiket pesawat sudah ditanggung.

Berikut 10 beasiswa luar negeri paling top dan paling banyak menjadi incaran para “Scholarship Hunter” di Indonesia.

  1. Beasiswa Fulbright

Beasiswa Fulbright menjadi salah satu beasiswa luar negeri dengan reputasi global. Beasiswa Pemerintah Amerika Serikat ini ditawarkan ke 155 negara dengan sekitar 7.500 beasiswa dialokasikan setiap tahunnya. Selain ditujukan bagi pelajar mancanegara, Fulbright juga disiapkan bagi warga AS. Setidaknya 294 ribu tercatat sebagai alumni penerima Fulbright.

Kelebihan beasiswa Fulbright, penerima beasiswa diberi kesempatan untuk melanjutkan kuliah di berbagai kampus ternama di AS. Peluang ini sangat terbuka bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 atau S3. Selain menanggung biaya kuliah, Fubright juga menyiapkan tunjangan buku, uang saku bulanan, tiket pesawat, dan asuransi kesehatan.

  1. Beasiswa Erasmus+

Jika Anda memburu beasiswa kuliah di Eropa, Beasiswa Erasmus + (sebelumnya Erasmus Mundus) layak menjadi pertimbangan. Sekitar 27 negara di Eropa ikut serta. Pada periode 2009 – 2013, ada 5.300 beasiswa S2 ditawarkan dan 440 beasiswa disediakan untuk studi S3. Ratusan jenis beasiswa ditawarkan melalui konsorsium yang sudah dibentuk. Selain menanggung biaya kuliah di Eropa, beasiswa Erasmus Mundus juga menanggung biaya hidup, tempat tinggal, asuransi, dan biaya perjalanan.

  1. Beasiswa DAAD

Seperti halnya Amerika Serikat, Jerman menjadi salah satu tujuan utama studi mahasiswa belahan dunia. Kredibilitas pendidikan di negeri ini tak disanksikan lagi. Sederet nama orang berpengaruh merupakan jebolan dari Jerman, sebut saja mantan Presiden RI BJ Habibie.

Bagi Anda yang ingin melanjutkan studi di Jerman, penawaran beasiswa DAAD bisa menjadi solusi. Beasiswa ini ditawarkan bagi mahasiswa internasional dan profesional muda dari sejumlah negara berkembang, baik di kawasan Afrika, Asia, Amerika Selatan dan Tengah, serta Eropa Timur. Setiap tahun beasiswa DAAD rutin digulirkan. Penerima beasiswa akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, biaya perjalanan, asuransi kesehatan, dan tunjangan lain. Setiap tahun sekitar 70.000 beasiswa diberikan.

  1. Beasiswa Chevening

Salah satu beasiswa luar negeri yang populer di Eropa adalah beasiswa Chevening. Beasiswa ini ditawarkan Pemerintah Inggris bagi mahasiswa internasional melalui pendanaan Foreign and Commonwealth Office (FCO). Beasiswa Chevening ditawarkan sejak 1983 dan saat ini melayani 116 negara di seluruh dunia (di luar AS dan Uni Eropa) . Setiap tahun sekitar 700 beasiswa diberikan dan memiliki lebih 41 ribu alumni.

Beasiswa Chevening khusus menjaring individu-individu berbakat yang memiliki potensi kepemimpinan. Selain menanggung biaya kuliah master, penerima beasiswa juga memperoleh tiket perjalanan, biaya penyusunan tesis, tunjangan hidup, dan uang saku bulanan sekitar £ 917 – £ 1.134 poundsterling. Khusus Indonesia, sekitar 25 beasiswa disediakan di 2013 dan kemungkinan bertambah di tahun mendatang.

  1. Beasiswa Australia Awards

Australia Awards sebelumnya bernama Australian Development Scholarship (ADS). Beasiswa Pemerintah Australia ini khusus ditujukan bagi negara berkembang. Beasiswa Australia Awards  terbuka bagi mahasiswa asal Indonesia, Asia Timur, Afrika Utara, Timur Tengah, Amerika Latin, Pasifik, termasuk Asia Selatan dan Papua Nugini. Beasiswa Australia Awards dikelola oleh AusAID dan telah berdiri sejak 1950.

Di Indonesia, beasiswa Australia Awards ditawarkan untuk level studi S2 dan S3 dengan pilihan kuliah di sejumlah universitas Australia. Penerima beasiswa akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, tunjangan hidup, pelatihan bahasa Inggris, asuransi kesehatan, tempat tinggal, tiket perjalanan, dan beberapa fasilitas lain.

  1. Beasiswa Eiffel

Kuliah di Perancis bukan hal mustahil Anda wujudkan. Beasiswa Eiffel menjadi salah satu jalan menggapai impian ke sana. Seperti halnya DAAD, beasiswa Eiffel menawarkan kesempatan studi S2 dan S3 di sejumlah universitas di Perancis. Pelamar yang berhasil akan mendapatkan tunjangan bulanan 1.000 – 1.400 euro, tiket perjalanan, asuransi kesehatan, dan tunjangan akomodasi. Biaya hanya dikeluarkan ketika melakukan pendaftaran di universitas yang dituju. Sementara biaya kuliah, Pemerintah Perancis memberikan bantuan sekitar 10.000 euro, baik warga Prancis maupun asing. Biaya kuliah di Perancis sendiri terbilang murah, sehingga banyak di antara mereka yang tidak mempermasalahkannya.

  1. Beasiswa Gates Cambridge

Gates Cambridge Scholarship adalah program beasiswa Bill and Melinda Gates Foundation yang ditujukan bagi Universitas Cambridge Inggris. Lebih dari 4.000 pelamar yang mendaftar ke beasiswa ini setiap tahun. Kuota beasiswa yang disiapkan sekitar 90 per tahun. Keuntungan bagi Anda yang memperoleh beasiswa Gates Cambridge di antaranya mendapat tanggungan biaya kuliah, tunjangan sebesar £ 13.000 poundsterling, tiket pesawat, tunjangan keluarga, dan kebutuhan lainnya. Beasiswa ini mencari pelamar dengan prestasi brilian, memiliki jiwa kepemimpinan, dan punya komitmen terhadap kehidupan sosial.

  1. Beasiswa NFP

Anda yang sudah memiliki pengalaman kerja sekurangnya tiga tahun dan ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri, Netherlands Fellowship Programmes (NFP) bisa menjadi jawaban. Beasiswa pemerintah Belanda ini membuka kesempatan bagi para profesional untuk mengambil studi di negeri kincir angin itu, seperti kursus singkat, kuliah S2 (master), atau studi S3 (PhD). Beasiswa NFP tergolong kompetitif karena kesempatan ini dibuka bagi 62 negara, sehingga harus bersaing ketat. Bila terpilih, semua tunjangan sudah menunggu, seperti biaya kuliah, biaya hidup, visa, tiket perjalanan, asuransi kesehatan, dan biaya riset.

  1. Beasiswa Monbukagakusho

Beasiswa Monbukagakusho bisa menjadi solusi bagi yang berminat melanjutkan studi ke Jepang. Setiap tahun beasiswa pemerintah Jepang ini ditawarkan melalui masing-masing kedutaan, atau berdasarkan rekomendasi universitas di Jepang semisal pertukaran mahasiswa. Beasiswa Monbukagakusho memiliki alumni hingga 92.000 yang tersebar di 160 negara. Setiap tahun ribuan mahasiswa asing kuliah di Jepang melalui beasiswa Monbukagakusho.

Beasiswa Monbukagakusho menawarkan sekitar tujuh jenis beasiswa setiap tahun. Lima di antaranya,research students, teacher training studentsundergraduate university studentsJapanese studies students, dan college of technology students. Bagi para pemenang beasiswa mereka mendapatkan tanggungan biaya kuliah di Jepang, tiket pesawat PP, biaya masuk ke universitas, serta uang saku bulanan sekitar 143 ribu yen.

  1. Endeavour Scholarship

Endeavour Scholarship merupakan salah satu beasiswa pemerintah Australia dengan persaingan kompetitif. Peluang beasiswa ini dibuka bagi warganegara di kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika. Beberapa jenis beasiswa yang ditawarkan di antaranya, Endeavour Postgraduate ScholarshipEndeavour Australia Cheung Kong Research Fellowship, Endeavour Research FellowshipEndeavour Vocational Education and Training Scholarship, dan Endeavour Executive Fellowship.

Khusus pemenang Endeavour Postgraduate Award akan menerima tunjangan kuliah, biaya hidup, asuransi kesesahatan, dan tiket perjalanan. Total nilai beasiswa $AUD 140.500 untuk master dan $AUD 228.000 untuk doktor (PhD). Sedangkan beasiswa Prime Minister’s Australia Asia Incoming Postgraduate Award yang tersedia untuk studi PhD diberikan hingga $AUD 272.500.

Dari 10 beasiswa luar negeri paling populer di atas, Anda tentunya bisa menentukan pilihan beasiswa paling tepat. Jadi selamat berburu para “Scholarship Hunter”.

 Baca juga Link Beasiswa Internasional FULLY FUNDED & Strategi Lolos Seleksinya

Berbagai Sumber :

http://www.beasiswapascasarjana.com/

http://kawankumagz.com/Love-And-Life/Life/4-Jenis-Beasiswa-Berdasarkan-Penyelenggaranya-Yang-Bisa-Kita-Dapatkan-Saat-Kuliah

http://icampusindonesia.com

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.